Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water

Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water

Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water dengan Panduan Buku Harta Haram Muamalat Kontemporer Dr. Erwandi Tarmizi, MA

Bismillahirrahmanirrahim…

Segala puji bagi Allah, dan sempurna apa yang menjadi ketetapan-Nya. Semoga Allah berikan kejernihan hati, petunjuk serta hidayah bagi para penyeru dalam menuliskan kebenaran, aamiin..

Sudah lama sebetulnya, saya mencoba memahami apa yang terkandung dalam Buku Harta Haram muamalat Kontemporer karangan Ustadz Erwandi Tarmizi. Qodarullah, baru hari ini saya berkesempatan menuangkannya dalam sebuah tulisan. Terus terang, amat berat menuliskan poin-poin ini, karena kurangnya ilmu, kekhawatiran akan melencengnya niat, dan kekhawatiran akan mengedepankan hawa nafsu, lebih dari itu semua, saya menunggu para asatidz yang lebih berkompeten untuk menuliskan dan memberikan penjelasannya.
Namun, banyaknya pertanyaan yang mengarah pada kami, membuat saya tergerak untuk segera menuliskannya, sebelum muncul fitnah lebih besar dan akan mengurangi keberkahan. Saya sangat berharap, akan banyak reaksi dan masukan positif terhadap tulisan ini, terutama dari para asatidz yang lebih memahami hukum, dibandingkan dengan saya yang hanya menuliskannya berdasarkan pemahaman yang terbatas. Lebih afdholnya, sebetulnya adalah dengan berdiskusi secara langsung dengan beliau Ustadz DR. Erwandi Tarmizi, akan tetapi, karena keterbatasan kami, maka kami baru pada tahap menuliskannya terlebih dahulu.

Semoga tulisan ini berkah… aamiin…

Seperti yang kita semua ketahui, MLM atau Multi Level Marketing, telah menjadi sebuah sistem bisnis yang berkembang dalam masyarakat. Dalam penerimaannya, masyarakat terbagi menjadi dua, menerima dan menolak sistem tersebut. Namun, yang lebih penting dari itu, sebetulnya adalah argumen syari yang menjadi batasan kita dalam bertindak sebagai seorang muslim. Tiada cara lain, kecuali merujuk pada pendapat para ulama.

Sebagaimana kita ketahui, di era ini, kita bersyukur memiliki Ustadz Erwandi sebagai rujukan. Beliau terkenal dengan ketelitian, keluasan ilmu dan kehati-hatiannya yang luar biasa demi menghindari perkara-perkara yang haram. Oleh karena itu, saya memilih buku beliau sebagai rujukan ketika hendak memutuskan memulai bisnis Kangen Water.

Dalam buku HHMK, Doktor Erwandi menjelaskan ada dua pendapat ulama mengenai halal haram sistem MLM. Namun, berdasarkan penjelasan lebih lanjut, beliau menjelaskan haramnya MLM berdasarkan unsur-unsur yang terkandung di dalamnya.
Hemat saya, jika salah satu dari unsur-unsur yang beliau sebutkan ada dalam bisnis MLM, atau bisnis apapun, maka haram pula bisnis tersebut. Sebaliknya, ketika unsur-unsur yang disebutkan sebagai penyebab keharaman ini tidak ada dalam bisnis tersebut, maka insyaAllah bisnis tersebut menjadi halal.

Kita tidak merujuk pada istilah MLM itu sendiri, tetapi lebih kepada konten apa yang terkandung di dalamnya.

Berikut unsur-unsur yang disebutkan oleh Ustadz Erwandi yang bersumber dari dalil-dalil yang tidak perlu kita ragukan kebenarannya:

1. Adanya Double Akad/ Akad Ganda dalam MLM
2. Adanya Unsur Penipuan
– Sistem MLM menyembunyikan Cacat dan Mengandung Pembohongan Public
– Sistem MLM mengandung unsur spekulasi
– Sistem Pembagian Bonus MLM tidak jelas/ tidak transparan
3. Adanya Niat Seseorang Membeli Produk Untuk Mendapatkan Untung Lebih Besar
4. Sistem MLM menggunakan Pyramide Scheme
5. Adanya Unsur Riba Fadhl dan Nasiah
6. Adanya Unsur Memakan Harta Manusia dengan Cara yang Bathil

Setidaknya ada 6 poin ini yang menurut penjelasan beliau Ustadz Erwandi dalam bukunya sebagai rambu-rambu haramnya sistem penjualan MLM.

Bagaimana dengan Enagic? Dalam tulisan ini, akan saya jelaskan poin per poin yang diharamkan oleh Dr. Erwandi, apakah memang betul ada dalam sistem Enagic.

1. Adanya Double Akad/ Akad Ganda dalam MLM.
Yang dimaksud akad ganda, adalah adanya keharusan bagi setiap orang yang menjalankan bisnis Enagic, untuk membeli produk, untuk kemudian menjadi maklar/agen.
Saya sendiri berpendapat bahwa Enagic memiliki sistem yang lebih mudah, karena untuk memasarkan mesin Kangen Water, kita sebetulnya tidak harus membeli mesinnya.

Adanya sistem tokurei, mempermudah seseorang untuk menjadi agen, meskipun dia belum memiliki mesin. Walaupun keuntungan yang kita peroleh berbeda dengan keuntungan ketika kita sudah membeli produk.

Adapun mengapa kita sebagai distributor/agen membeli mesin, hal ini semata justru agar dapat menyampaikan manfaat yang kita rasakan atas produk tersebut dengan lebih tepat. Seandainya kita tidak pernah menggunakan produknya, tidak pernah merasakan manfaat produknya, tentu kita akan merasa kesulitan untuk menjelaskan kepada calon konsumen kita. Alangkah lebih baiknya, jika seorang penjual, terlebih penjual barang yang berupa rekayasa teknologi, produk baru yang hanya bisa dirasakan ketika kita sudah menggunakannya, maka sebaiknya kita menggunakan produknya terlebih dahulu, sebelum memasarkan produk tersebut.

Selain itu, sebelum membeli mesin Enagic, disitu juga terdapat kolom pilihan, di mana kita boleh memilih untuk bermitra menjadi distributor atau agen, atau cukup menggunakan produk Enagic untuk diri sendiri. Jadi, sejak awal perusahaan tidak mewajibkan kita menjadi mitra perusahaan, hanya bagi yang mau saja, harga mesin pun tidak dibedakan, antara yang mau menjadi distributor, atau cukup menjadi pemakai. Artinya dalam satu transaksi tersebut, tidak ada transaksi tambahan/ yang disebut sebagai double akad.

Yang membedakan Enagic dengan MLM pada umumnya, ketika seorang agen merekrut orang lain menjadi agen di perusahaan MLM lainnya, agen tersebut biasanya akan mendapatkan fee atas proses rekruitment tersebut. Di Enagic, mau seribu orang menggunakan sistem tokurey sekalipun, agen tidak akan mendapatkan bonus atau komisi dari tokurey, sebelum orang tersebut membeli mesin.

Jadi simpelnya, Enagic hanya memberi syarat untuk menjadi agen di Enagic harus menjual produk. Maka dari itu, unsur pertama yang membuat sistem MLM menjadi haram, tidak ada dalam sistem yang diterapkan perusahaan Enagic.

Dijelaskan pula oleh Ustadz Erwandi, MLM pada umunya menerapkan sistem keseimbangan, seorang agen mendapatkan keuntungan, bila ia berhasil menjual sepasang produk, bila hanya sebuah saja, maka ia tidak berhak atas bonusnya, kita semua tahu, hal ini tidak ada dalam sistem penjualan Enagic.

Poin penjelasan berikutnya adalah kejelasan upah perantara atau agen, di mana beliau menyampaikan, bahwa upah agen/maklar itu jelas, sedang upah MLM itu tidak jelas. Nah, dalam hal ini, upah distributor Enagic itu sangat jelas dan transparan. Bahkan penjelasan sistem bisnis ini, sejak awal setiap orang akan bergabung menjadi distributor, terlebih di KAT, semuanya sudah dijelaskan secara gamblang. Artinya poin ini pun, tidak menjadi ganjalan lagi dalam menjalankan bisnis Enagic.

2. Adanya Unsur Penipuan
Kita semua tentu sepakat, apapun bentuk dan sistem bisnis yang dijalankan, tidak perlu MLM, ketika terjadi penipuan di dalamnya, maka hal tersebut adalah haram. Menurut pendapat Ustadz Erwandi, ada beberapa poin yang dimaksud unsur penipuan dalam MLM.

– Sistem MLM menyembunyikan Cacat dan Mengandung Pembohongan Public
Beberapa MLM seringkali mengunggulkan produknya secara berlebihan, melebihi kenyataan. Faktor inilah yang sebetulnya menjadi penyebab haramnya bisnis MLM.
Bagaimana dengan Kangen Water? Saya bersyukur, di Kangen Water produknya memang berkualitas, jadi tidak perlu membuat rekayasa untuk membuktikan produknya berkualitas, cukup bagi kita untuk melakukan demo/edukasi, memberikan ribuan data testimoni, termasuk menyampaikan jurnal ilmiah, hasil penelitian, dan tentu saja pendapat para pakar dan ahli. Jadi tidak berlebih-lebihan, tetapi sesuai kualitasnya saja.

– Sistem MLM mengandung unsur spekulasi
Penjelasan terhadap unsur spekulasi ini, menurut Ustadz erwandi, di mana MLM pada umumnya memberikan janji muluk-muluk pada para distributornya untuk mendapatkan bonus yang besar. Menjanjikan bonus-bonus yang tidak masuk akal.

Bagaimana dengan Enagic? Enagic, terlebih di Komunitas Amazing Truehealth, kita memiliki sebuah support sistem yang sangat baik, yang memungkinkan para distributor untuk memperoleh penghasilan besar, sesuai dengan kerja kerasnya.

Para leader di KAT betul-betul melakukan sebuah upaya, untuk mendidik para distributor agar memiliki kemampuan yang optimal dalam menjual produk. Hal ini sudah menjadi sebuah sistem yang sangat baik, hasilnya pun terduplikasi dengan baik. Jadi tidak hanya prosesnya yang terduplikasi, akan tetapi hasilnya pun terduplikasi dengan baik.

Bisnis apapun, tidak perlu bisnis MLM, hanya ada dua kemungkinan, pertama untung, dan yang kedua rugi. Yang membuat untung dan rugi adalah diri kita sendiri. Kalau kita bekerja sesuai sistem, kemudian kita terus meningkatkan skill penjualan, terus melakukan kewajiban-kewajiban sebagai seorang distributor dengan baik, maka secara otomatis, pendapatan kita, saya sangat yakin akan menjadi besar.

Spekulasi terjadi hanya jika para agen berharap keuntungan besar, tanpa melakukan kerja keras seperti yang dicontohkan oleh para leader. Dan ini bukan kesalahan sistem, tapi lebih pada kesalahan personal. Dia berharap mendapatkan hasil sebesar-besarnya, sementara dia tidak mau melakukan kewajiban-kewajiban seorang distributor. Dia hanya duduk manis, layaknya seseorang yang menang undian.

– Sistem Pembagian Bonus MLM tidak jelas/ tidak transparan
Di atas sudah saya sampaikan, Enagic sangat transparan untuk komisi, bahkan Enagic memberikan general repport bonus para distributor sesuai dengan prestasi masing-masing distributor, setiap saat bila dibutuhkan.

3. Adanya Niat Seseorang Membeli Produk Untuk Mendapatkan Untung Lebih Besar
Ustadz Erwandi membagi konsumen produk MLM menjadi 3 tipe.

Tipe pertama adalah seseorang yang murni bertujuan menjadi agen/distributor saja. Jadi, niat dia bergabung, hanya untuk menjadi distributor, tanpa membeli produk. Menurut beliau perusahaan tidak akan mengijinkan tipe ini bergabung, karena adanya kewajiban pembelian produk.
Untuk menjelaskan hal ini, kembali pada catatan saya mengenai double akad. Di Enagic, syarat menjadi distributor bukan membeli produk, tapi menjual produk.

Tipe kedua adalah seseorang yang murni bertujuan membeli produknya saja, untuk dipakai oleh diri sendiri. Menurut Ustadz Erwandi, orang seperti ini telah rugi dan tertipu, karena harga jual dari perusahaan telah mengalami mark up yang sangat tinggi untuk bonus bagi distributor/agen.
Dalam hal ini, kita perlu menilik pada produk Enagic. Mengapa begitu banyak orang yang membeli mesin Kangen Water, dan apakah layak mesin ini dijual dengan harga yang ada saat ini. Kemudian mengapa distributor Enagic layak mendapatkan upah yang cukup besar.

Pertama, Mesin Kangen Water memiliki standar dan sertifikat yang terbaik. Kedua mesin ini juga memiliki masa garansi yang cukup lama, dan ketiga mesin ini juga masa pakainya sangat lama. Kualitas produk yang dihasilkan oleh mesin ini juga sangat bagus, tidak perlu diragukan lagi. Bahkan mengingat semua manfaat serta kelebihannya, mesin ini sebetulnya dihargai sangat murah oleh perusahaan. # Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water #

Untuk persoalan upah distributor, adalah sebuah kewajaran ketika distributor mendapatkan upah yang tinggi di Enagic, karena Enagic telah memangkas begitu banyak biaya marketing seperti yang dilakukan perusahaan-perusahaan lain. Terlebih, mengingat distributor telah menjadi ujung tombak perusahaan Enagic, mulai dari mengenalkan produk sampai pada tanggungjawab distributor untuk membina tim distributornya. Dan yang menarik, di Enagic, upah yang besar itu hanya diberikan kepada orang-orang yang memang berprestasi dan layak mendapatkannya.

Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water

4. Sistem MLM menggunakan Pyramide Scheme

Seperti yang kita semua ketahui, MLM banyak sekali menerapkan sistem piramida. Di mana konsekuensi dari sistem ini sangat banyak. Antara lain, bonus baru keluar jika piramida terbentuk seimbang kanan dan kiri, bonus baru keluar bila distributor menjual sesuai target dari perusahaan, termasuk untuk masalah peringkat, pola/sistem piramida dalam bisnis MLM hanya akan menguntungkan orang-orang yang bergabung terlebih dahulu.

Inilah yang menjadikan alasan, sistem piramida ini termasuk di dalamnya menjadikan MLM itu haram.

Bagaimana dengan Enagic? Enagic menggunakan sistem jalur, di mana sistem ini tidak memiliki konsekuensi seperti piramida, tidak perlu seimbang kanan dan kiri tetap mendapat komisi penjualan, tidak ada turun level jika tidak mencapai penjualan tertentu, tidak ada target penjualan dari perusahaan untuk mendapatkan komisi. Sederhananya, jika menjual maka dapat bonus, semakin banyak penjualannya maka bonusnya semakin besar.
Simple dan mudah, perhitungannya jelas, tidak ada unsur piramida.

Unsur keadilannya sangat diperhatikan, bahkan para distributor bisa saja meraih peringkat/pendapatan lebih tinggi dari sponsornya, karena dia mampu bekerja lebih keras dan mampu bekerja lebih cerdas.

Ada pertanyaan, bagaimana dengan sistem kaki yang harus seimbang setelah 6A?
Perlu dipahami, bahwa keseimbangan kaki karier di 6A itu hanyalah salah satu dari strategi mengoptimalkan pendapatan. Bahkan di Enagic, tidak harus kanan kiri, bila ternyata melebar ke samping pun tetap mendapatkan reward sesuai dengan hak nya, bonus penjualannya tetap diberikan, tidak mengurangi peringkat, dan tetap berkesempatan untuk meraih income sebanyak-banyaknya. Adapun ketika seimbang hingga posisi 6A23, maka perusahaan memberikan reward lebih, dan hal ini wajar, karena tidak mudah untuk menggerakkan tim hingga level ter bawah, orang yang meraih posisi 6A23 dan bahkan lebih tinggi, bisa dibayangkan level kepemimpinannya, kemampuannya mengorganisir tim, pastinya sangat luar biasa, berbeda dengan yang kelebarannya ke samping, tiap jalur berisi 100 orang masih bisa diingat, tapi ke bawah, berisi ribuan orang, dan masih terorganisir dengan baik, tentu nilainya menjadi berbeda.

5. Adanya Unsur Riba Fadhl dan Nasiah

Dalam penjelasannya, ustadz Erwandi menyampaikan, Setiap anggota menyerahkan uang dalam jumlah yang lebih besar. Ini berarti uang ditukar dengan uang, dengan nominal yang tidak sama dan tidak tunai. Inilah yang dimaksud dengan riba Fadhl dan riba nasiah.

Sedangkan status barang/produk yang dijual perusahaan kepada konsumen hanyalah sebatas kedok. Karena barang bukanlah tujuan orang yang bergabung di jaringan tersebut, dengan demikian keberadaan barang tidak mempengaruhi hukum menjadi halal.

Enagic tidak menggunakan barang sebagai kedok, jelas sekali yang Enagic jual adalah produk real, bukan menjual keanggotaan dengan kedok produk seperti MLM pada umumnya. Beberapa perusahaan MLM memang menjual produk hanya sebagai kedok untuk menjual keanggotaan, dengan iming-iming bonus yang besar jika berhasil meraih sekian anggota. Ini yang tidak boleh.

Beberapa perusahaan MLM menjual produk-produk yang sebetulnya tidak layak dijual mahal, bahkan beberapa tidak ada produknya, hanya menjual keanggotaan, dengan iming-iming penghasilan dari rekruitmen anggota. Ini tak ubahnya seperti model arisan berantai. Ini lah yang disebut menukar uang dengan uang. Menukar uang dalam jumlah kecil, dengan harapan mendapatkan uang dalam jumlah yang lebih besar.

6. Adanya Unsur Memakan Harta Manusia dengan Cara yang Bathil

Menurut Ustadz Erwandi, MLM hanya menguntungkan perusahaan dan sejumlah kecil anggota, dalam rangka mengelabui orang-orang yang bergabung. Hal ini bertentangan dengan Al Quran Surat AnNisa ayat 29, yang mengatakan, hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan harta sesamamu dengan cara yang bathil.

Tafsiran ayat ini sendiri sangat luas, tidak terbatas pada apa yang disampaikan Ustadz Erwandi di atas. Banyak sekali cara-cara/praktik memakan harta sesama dengan cara yang bathil, termasuk didalamnya mengambil prospek yang sedang diprospek orang lain…

Nah, bagaimana dengan Enagic? Bahkan orang terakhir yang membeli mesin pun, sampai detik ini masih mendapatkan keuntungan sesuai dengan jumlah yang dijelaskan dalam sistem.

Menariknya Enagic memiliki dua potensi bisnis, pertama ritel airnya, kedua bisnis mesin. Kedua model bisnis ini, bisa dijalankan oleh setiap orang yang memiliki mesin Kangen Water, sehingga orang yang terakhir membeli mesin pun, masih mendapatkan keuntungan dari penjualan air, bila dia mau menjalankan bisnisnya. Bahkan seandainya tidak menjalankan bisnisnya dia tetap mendapatkan manfaat mesin kangen water untuk memenuhi kebutuhan air sehat sekeluarga selama 15-20 tahun…

Sebagai tambahan, ada satu hal lagi yang sering menjadi ganjalan bagi sebagian orang mengenai bisnis berbasis jaringan, yaitu terkait mendapatkan uang dari hasil penjualan tim di bawahnya, padahal dia tidak bekerja sama sekali. # Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water #

Dalam hal ini, saya menggunakan pendapat Ustadz Irfan Beik, di mana beliau menyampaikan, bahwasanya proses jual beli, bisa dilakukan meliputi 3 unsur. Pertama produsen, dalam hal ini Enagic sebagai perusahaan, kedua distributor, dalam hal ini adalah para distributor Enagic, ke tiga adalah konsumen, atau orang yang membeli produk. Ketika perusahaan menjual melalui distributor kepada konsumen, selama produk yang diberikan sudah sesuai kepada konsumen, maka urusan pembagian keuntungannya menjadi hak produsen, untuk membagikan keuntungan pada siapa saja yang dianggap berhak oleh produsen, bahkan seandainya mau dibagikan untuk sedekah, untuk kegiatan sosial, atau untuk apapun, penggunaannya terserah pada perusahaan, karena perusahaan sudah memberikan hak konsumen secara penuh, sesuai dengan jual beli yang telah disepakati.

Kemudian, pendapat saya yang kedua, jual beli, bahkan menjadi karyawan, bahkan pekerjaan apa pun, bisa menjadi haram hukumnya jika kita tidak melaksanakan kewajiban. Contohnya, karyawan yang pada jam kerja memilih main game online, padahal dia sudah dikontrak untuk bekerja selama jam kerja, maka ia sebenarnya telah korupsi waktu, apakah pekerjaannya yang haram, atau perilaku orang tersebut yang haram?

Sebagai seorang sponsor, atau distributor di level yang lebih tinggi, bisa jadi dia tidak bekerja tapi tetap mendapatkan penghasilan oleh perusahaan, karena tim nya tetap aktif mendirect dan berjualan, maka apakah bisa menjadi haram? Kalau merujuk pada pendapat Ustadz Irfan Beik, ini tidak pada konteks haram mutlak, kecuali tentunya jika telah ada kesepakatan antara dia dengan tim untuk bekerja dalam sebuah tim, maka bisa jadi menjadi haram karena ada kesepakatan yang dilanggar. Tapi, sekali lagi, bukan pekerjaan/bisnisnya yang haram, tapi perilaku individu/oknum tersebut yang haram. Bagaimana supaya tidak haram? Ya bekerja lah, bantu tim, penuhi hak-hak tim dan kewajiban seorang sponsor.

Hal seperti ini, sebetulnya kaitannya adalah dengan keberkahan. Bisa jadi, seseorang mendapatkan banyak harta dari bisnis yang ditekuninya. Akan tetapi karena dalam memperolehnya dia tidak peroleh itu dengan kerja keras, banyak kewajibannya yang tidak dilaksanakan, banyak hak orang lain yang terabaikan, maka Allah Maha Teliti Perhitungannya, kita tidak usah risau dan galau terhadap orang-orang yang memiliki perilaku demikian, yang bisa dilakukan hanya memberikan nasehat, kewajiban seorang leader mengingatkan tim nya, kewajiban seorang tim mengingatkan leadernya, jika dia tidak kunjung memperbaiki, maka itu menjadi urusan dia dengan Allah, dan pastinya keberkahan yang diperolehnya pun akan berbeda nilainya di mata Allah.

Saya yakin sekali, kita semua tentu tidak ingin terjatuh dalam perkara-perkara yang haram dalam menjalankan bisnis. Di Komunitas Amazing Truehealth, amat banyak orang-orang sholeh yang saya temui, yang saya juga sangat yakin mereka termasuk orang yang menjaga diri dari harta yang haram untuk diri maupun keluarganya. Sekiranya ada hal-hal yang kurang tepat, semoga kita sebagai sesama muslim bisa saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Semoga kita lebih bijak lagi dalam memberikan penilaian dan bersikap adil sejak dalam pikiran terhadap segala sesuatu, termasuk ketika menyampaikan halal dan haramnya suatu perkara.

Akhir kata, saya ucapkan terimakasih banyak, jazakumullah khoir kepada Ustadzunna Erwandi, yang telah menuliskan sebuah buku yang sangat bermanfaay, bagi kami agar terhindar dari peekara haram.

Berikutnya, saya mohon maaf, tulisan ini bukan sebuah rujukan, hanya sebuah upaya diri untuk terus berbenah dalam seluruh aspek kehidupan, saya berharap akan ada banyak diskusi selepas tulisan ini saya share, sehingga menambah ilmu bagi saya pribadi yang notabene memang sedang bergerak di bisnis Kangen Water. Jika ada benarnya, saya yakin semuanya atas petunjuk Allah semata, dan jika banyak kesalahan di sana-sini, saya yakin ini karena kelemahan dan kehilafan saya sebagai seorang pelajar yang fakir ilmu. Saya mohon ampun dan mohon petunjuk kepada Allah SWT.

Wallohualam bisshowab

Purwokerto, 14 Ramadhan 1438 H
Iedelina El Syifa – Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water

Related Post "Membedah HALAL HARAM SISTEM PENJUALAN Enagic Kangen Water"

Pelajaran Bisnis (Bagian 3) All About Enagic Kangen Water
Pelajaran Bisnis Bagian 3 All About Enagic
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Serang Banten
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Serang
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Pandeglang Banten
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Pandeglang
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Lebak Banten
Distributor Resmi Penjualan Mesin KanGen Water Lebak
Silahkan, Anda Juga Bisa Konsultasi / Tanya-tanya ke kami terlebih dahulu Via FB Comment Berikut ini :